Blog Tutorial

Tutorial Blog, Cheat Games, Tutorial Ponsel, Tutorial Komputer, Tutorial Browser

Senin, 01 Agustus 2011

Makna Iklan Djarum 76 Antara Jin dan Preman

Kategori : ,
Pasti semua warga Indonesia sudah tahu iklan Djarum 76 Kuda poni kan? Sempat bingun juga terhadapa iklan tersebut sebab iklan rokok tuh aneh - aneh tapi mengandung arti besar dan juga g nyambung sama produknya. terutama iklan yang satu ini



Di iklan tersebut, diceritakan ada seorang jin, yg ingin mengabulkan 1 permintaan kepada orang yg dia temui. Malangnya dia muncul di tempat berkumpulnya para preman. Tapi si jin pun tetap berkata, akan mengabulkan 1 permintaan dari para preman2 tersebut.

"Lalu sang pemimpin preman berkata "Kuda poni". Lantas si Jin pun mengabulkan permintan si preman. Tapi si preman justru mengeluh "Kok pucet (alasannya masih bagus), kok cebol (kuda poni emang cebol), kok poni" (nah loh yg minta kuda poni siapa? ) . Dan dihajarlah si jin oleh para preman itu . Dan si jin pun berkata "Iki salah iku salah, opo karepe?" (Artinya : Ini salah, itu salah, apa maunya? -_- "

Dari kutipan percakapan iklan tersebut kita bisa ambil makna positif. Rasa tidak bersyukur si pemimpin preman tersebut sudah mendapatkan apa yang ia inginkan tapi masih saja ngeluh dan terus mengeluh. Sifat ini di Indonesia sangat "populer", kok bisa? kita ambil contoh para "anggota DPR" yang melakukan korupsi. Padahal kita ketahui besaran gaji para anggota DPR tersebut itu tidak kecil tapi kenapa mereka melakukan korupsi. Inilah sifat manusia yang tidak akan pernah puas dengan apa yang mereka dapatkan. Ayolah sahabat janganlah kita menjadi seperti "preman" yang ada di dalam iklan tersebut. Semoga makna positive tersebut dapat merubah diri kita menjadi lebih baik.
Bagikan Artikel : Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

6 Komentar untuk Makna Iklan Djarum 76 Antara Jin dan Preman

Setuju gan sama hasil akhirnya. wiih mantapnya dalam menganalisa.. :)
:m: maen ke lapak ane ya gan.. :D

hahaha, tapi sepertinya gag ada lagi iklan itu di televisi televisi

Untuk menjadi anggota legislatif mereka harus mengeluarkan uang berpuluh-puluh juta. Jadi kalo sudah duduk maka 2 th pertama adalah mengembalikan modal, 2 thun kedua mencari untung, 1 th terakhir sibuk buat nyalon lagi buat nyalon ‎​└åƍi..

benar begitukah? klo benar. sungguh ter..la...lu...

Terima kasih atas penjelasan iklannya. Salam kenal :)

Benar.aku setuju jika ternyata para pejabat itu harusnya jangan bersikap tamak.